Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Semangat Berbagi Akademi Berbagi

akber-lombok
Semangat Berbagi - Kegiatanku seharian tadi lumayan seru. Jam 7.30 pagi, ditengah riuh renda jalanan udayana, kawan-kawan @turuntanganNTB mengundang saya ikutan diskusi soal Anis Baswedan seorang yang saya tau lagi getol-getolnya ingin nyapres. Lanjut jam 8.30, bersama istriku ikutan seminar wirausaha @TDAMataram yang kebetulan dihadiri @aagym dan @jayteroris di Aula Gubernur Mataram.

Satu lagi, tepat jam 15.00 wita, aku sendiri ngadain pertemuan kecil “Kopdar Sahabat” Akademi Berbagi Lombok @akberlombok di Kedai Jl. Panjitilar Ampenan. Jadilah, ditengah diskusi temen-temen @akberlombok, aku berseloroh Hari ini kita menemukan benang merah, setalah Turun Tangan, Tangan Diatas dan setelah tangan diatas, berbagilah. Di Akademi Berbagi. Hehe...narsis bukan? Tapi jels seru...seru...

Nah, kali ini saya hanya ingin cerita tentang pertemuan yang terakhir saja, soalnya kalo dua pertemuan sebelumnya kan cuman numpang sementara pertemuan terakhir ini benar-benar aku yang inisiasi.. hehe

Ya, pertemuan yang saya juduli “Kopdar Sahabat” @akberlombok ini berlangsung juga walau cuacanya rada mendung dikit. Gak banyak yang hadir, hanya 5 sahabat lama, Donie (@tentangdonie) Ahyar Rosyidi (@AhyarRos) Turmudzi (@muzitur00) dan Bung Amir Mahmud (@radenmaspanji82).

Selain mereka, sebetulnya saya juga mengundang sahabat-sahabat lain yang dulu berdialektika bareng di Mataram, Bang Dedi Mujaddid Muhas (@Dydmuh), M. Nasib Ikroman (@achieviesme), Agus Alwan Wijaya (@AlwanYayak), Bung Yusuf Thantowi dan Fathurrahman Wartawan tapi sayang sekali mereka bilang ini undangan mendadak sekali dan memang sangat mendadak...hehe

Walau begitu, pertemuan tetap terlaksana. Terbentuknya Komunitas @akberlombok adalah cita-cita besar yang maret 2013 silam pernah begitu bersemangat kami ingin bangun. Tapi semangat teman-teman dulu itu sempat kendor karena beberapa aturan @akademiberbagi dan Volunteer Nasional yang gak sanggup mereka penuhi kala itu.

Saat-saat itu, saking kebeletnya bikin komunitas @akberlombok, sempat beberapa teman ngotot bikin kelas tanpa restu , judulnya, “Fast Writing”. Kelas itu walau tanpa restu dari @akademiberbagi alhamdulillah berlangsung sukses. Tapi setelah itu, tak pernah ada kelas lagi yang dibuka seiring dengan beberapa kesibukan masing-masing.

Nah, cerita siang tadi adalah cerita soal menggeliatnya kembali semangat berbagi itu. Semangat yang sebetulnya sudah mendarah daging dalam diri kami jauh sebelum akademi berbagi kami kenal lewat twitter.

@akademiberbagi adalah komunitas Volunteer yang diinisiasi dengan sangat cerdas oleh Mbak Ainun Chomsun (@Pasarsapi), berupa kelas-kelas pendek yang berorientasi pada pengembangan sumberdaya manusia yang disitu semua orang bisa belajar dan berbagi ilmu secara gratis tis tis.

Semangat yang persis dimiliki oleh kami, semangat berbagi apa saja, dari siapa saja, dan untuk siapa saja. Saking senangnya berbagai, diantara kami ada yang pernah bilang jangankan ilmu andai pacar bisa dibagi, bagikanlah...hehe (Guyon.Com)

Inilah sebetulnya yang membuat kami agak ngotot mendirikan akademi berbagi di daerah kami, Lombok. Karena seperti menemukan Soulmate, semangat gerakan sosial besar @akademiberbagi harus di dukung dan diperjuangkan. Dan @akberlombok ingin mengambil bagian dari gerakan sosial positif ini dan mampu andil berdiri setegak-tegaknya ditengah gempuran sistem pendidikan mainstream, mahal dan kapitalistik. (Bersambung ya...!)

Jelang Tidur “Berbagi Bikin Happy”...
@akberlombok